Jumat, 12 Desember 2014

Badan kerja sama ekonomi internasional terdiri atas:
   1      Organisasi kerja sama ekonomi regional
   2      Organisasi kerja sama ekonomi internasional di bawah naungan PBB 
   3        Organisasi kerja sama diluar PBB
Contoh kerja sama ekonomi regional antara lain;
1.      ASEAN
Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) adalah organisasi kerja sama regional Asia Tenggara (Himpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara). ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 oleh lima Negara antara lain Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Malaysia. Brunei Darussalam bergabung sebagai anggota ke-6 pada tahun 1983. Kemudian menyusul Vietnam bergabung pada tahun 1995, Laos dan Myanmar pada tahun 1997, serta Kamboja pada tahun 1999.
Pendirian ASEAN ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Bangkok, yang memuat tujuan-tujuan:
1.      Mempercepat pertumbuhan ekonomi, social dan kebudayaan di Negara-negara kawasan Asia Tenggara;
2.      Meningkatkan stabilitas keamanan Asia Tenggara;
3.      Meningktakan kerja sama yang aktif dan bantuan bersama antar Negara-negara anggota ASEAN di bidang ekonomi, sosial, budaya, teknologi, dan ilmu pengetahuan;
4.      Menyediakan bantuan dalam bentuk fasilitas latihan dan penelitian bagi Negara-negara di kawasan ASEAN;
5.      Memajukan kerja sama antarnegara anggota ASEAN dalam bidang pertanian, industri, perdagangan, komunikasi, dan peningkatan tingkat kemakmuran rakyat;
6.      Mengadakan pembahasan bersama tentang masalah-masalah yang terjadi di kawasan Asia Tenggara;
7.      Meningkatkan kerja sama dengan organisasi internasional yang lain di luar.
Hasil yang telah dicapai dalam kerja sama ekonomi ASEAN adalah;
a.       Mendirikan proyek industri ASEAN
                                                                          i.      Pabrik pupuk urea di Indonesia dan Malaysia.
                                                                        ii.      Pabrik superfosfat di Filipina.
                                                                      iii.      Pabrik abu soda di Thailand.
                                                                      iv.      Pabrik mesin diesel di Singapura.
b.      Menyelenggarakan preferensi perdagangan atau menentukan tarif yang rendah untuk beberapa jenis barang hasil produksi Negara-negara ASEAN.
c.       Membentuk dana devisa bersama bagi Negara-negara anggota ASEAN yang memerlukan. Dana ini diatur dalam ASEAN Swap Arrangement.
d.      Mendirikan pusat-pusat penelitian
                                                                          i.      Pusat penelitian pertanian di Filipina.
                                                                        ii.      Pusat penelitian dan latihan bahasa inggris di Singapura.
                                                                      iii.      Pusat penelitian dan latihan biologi tropika di Bogor, Indonesia.
                                                                      iv.      Pusat penelitian Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika di Manila, Filipina.
                                                                        v.      Pusat penelitian dan latihan Ilmu Pengobatan Daerah Tropika di Bangkok, Thailand.
2.      AFTA (ASEAN Free Trade Area)
Kawasan perdagangan bebas ASEAN dibentuk pada waktu Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN IV di Singapura tahun 1992. AFTA merupakan suatu kesepakatan antara Negara-negara ASEAN yang membentuk suatu kawasan perdagangan bebas, sehingga tidak ada hambatan tarif atau bea masuk maupun hambatan nontarif bagi Negara-negara ASEAN.
Tujuan AFTA adalah :
1.      Meningkatkan daya saing ekonomi kawasan ASEAN.
2.      Menarik investasi dan meningkatkan perdagangan antar anggota ASEAN
3.      Menciptakan pasar regional bagi penduduk ASEAN.
4.      Menjadikan ASEAN sebagai salah satu basis produksi dunia.
3.      MEE atau EEC
Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) atau European Economic Community (EEC) adalah badan (organisasi) perdagangan bersama masyarakat Eropa. MEE didirikan pada tahun 1957 dan anggotanya terdiri atas anggota-anggota Negara barat.
Tujuan MEE adalah :
1.      Menyelenggarakan politik perdagangan Eropa secara bersama.
2.      Mendirikan daerah perdagangan bebas antarnegara Eropa.
MEE sekarang juga dikenal dengan nama PBE (Pasar Bersama Eropa). MEE banyak yang menggantungkan ekspor bahan mentah dari Indonesia.
Negara-negara anggota MEE adalah: Belanda, Belgia, Denmark, Inggris, Irlandia, Jerman, Luxemburg, Prancis, Yunani, dan Italia. 
4.      APEC (Asia Pacifik Economic Cooperation)
APEC adalah kerja sama ekonomi Negara-negara di kawasan Asia Pasifik. APEC didirikan pada tahun 1989 di Canberra, Australia atas prakarsa Perdana Menteri Australia Bob Hawke.
Tujuan APEC adalah melakukan liberasisasi perdagangan dan investasi, serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam dan kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Pasifik.
Negara-negara APEC adalah: Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Chili, Peru, Rusia, RRC, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Hongkong, Australia, Selandia Baru, Papua Nugini, Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam.
Contoh kerja sama ekonomi yang berada di bawah naungan PBB, adalah
1.      IMF (international Monetary Fund)
IMF atau Dana Moneter Internasional didirikan pada tanggal 27 September 1945 dan berkedudukan di Amerika Serikat.  IMF memiliki tujuan untuk memajukan kerja sama internasional di bidang ekonomi, keuangan dan perdagangan. Indonesia menjadi anggota IMF pada tahun 1954, namun pada tahun 1963 keluar karena kasus penggayangan Nekolim (Neokolonialisme). Indonesia masuk menjadi anggota IMF kembali pada tahun 1966. Orang Indonesia yang pernah menduduki jabatan di IMF adalah Prof.Dr.Aliwardhana.
Tujuan IMF adalah sebagai berikut.
1.      Memperluas kerja sama dalam bidang moneter (ekonomi keuangan).
2.      Menunjang negara dalam memperluas perdagangan internasional, tercapainya tingkat kesempatan kerja, dan tingkat pendapatan riil yang tinggi dengan cara memanfaatkan sumber-sumber produksi yang ada.
3.      Membina kearah tercapainya stabilitas (kemantapan) dan mempertahankan kurs yang teratur di negara-negara anggota
4.      Membina kearah terwujudnya sistem pembayaran multilateral dan menghindari pembatasan penukaran mata uang asing.
2.      IBRD (International Bank for Reconstruction and Development)
IBRD atau juga disebut World Bank (Bank Dunia) dibentuk berdasarkan perjanjian Bretton Woods pada bulan Desember 1945 dan berkedudukan di Washington DC, Amerika Serikat. Organisasi ini bergerak dalam bidang perbankan untuk pembangunan dan kemajuan negara-negara berkembang. Tujuannya adalah memberikan bantuan jangka panjang maupun jangka pendek kepada negara-negara yang sedang membanngun.
Tujuan IBRD antara lain sebagai berikut.
1.      Memberikan bantuan kredit jangka panjang dan jangka pendek kepada negara-negara yang sedang berkembang.
2.      Memberikan bantuan teknik Cuma-Cuma kepada negara-negara di dunia.
3.      Membantu negara meningkatkan perdagangan internasional.
3.      GATT  (General Agreement on Tariff and Trade)
GATT adalah organisasi internasional yang melakukan persetujuan tentang tarif dan perdagangan internasional. GATT dibentuk pada tahun 1947. Indonesia menjadi anggota GATT pada tahun 1950.
Tujuan GATT adalah sebagai berikut :
1.      Menghilangkan atau mengurangi hambatan-hambatan yang timbul dalam perdagangan internasional yang disebabkan oleh pengenaan tarif (bea cukai) atas barang-barang ekspor impor yang terlalu tinggi.
2.      Berusaha menurunkan dan menstabilkan tarif (bea cukai) atas berbagai jenis barang untuk memperlancar perdagangan internasional.
3.      Melakukan perundingan dalam penyelesaian berbagai masalah, hambatan, keluhan dan pelanggaran terhadap isi perjanjian perdagangan tersebut.
4.      WTO (World Trade Organization)
WTO adalah organisasi perdagangan dunia, yang dibentuk pada tanggal 15 April 1994. Organisasi ini memiliki peran untuk mengelola serta memelihara kesepakatan perdagangan bebas, mengawasi berbagai praktik perdagangan dunia, serta menyelesaikan sengketa perdagangan diantara negara-negara anggota.
Prinsip kerja yang dilakukan WTO adalah sebagai berikut.
1.      Perlakuan yang sama untuk semua anggota, misalnya setiap negara tidak diperkenankan menerapkan tarif yang berbeda di negara lain.
2.      Perlakuan yang sama untuk semua produk, misalnya suatu negara tidak diperkenankan membedakan harga maupun kualitas produk dalam dan luar negeri dengan tujuan proteksi (perlindungan).
3.      Perlindungan industri dalam  negeri hanya melalui tarif.
4.      Perlakuan khusus dan berbeda bagi negara-negara berkembang untuk memudahkan negara-negara itu melaksanakan persetujuan WTO.
5.      FAO (Food and Agricultural Organization)
FAO adalah organisasi dunia yang melakukan kegiatan serta mengusahakan bahan makanan dari hasil-hasil pertanian. FAO didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 yang berkedudukan di Roma, Italia.
Tujuan FAO adalah
1.      Memajukan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas bahan makanan di seluruh dunia.
2.      Meningkatkan dan memajukan hasil pertanian, peternakan, pertanian, kehutanan, dan lain lain.
6.      ILO (International Labour Organization)
ILO adalah organisasi internasional yang bergerak dalam bidang perburuhan. Organisasi ini berkedudukan di Jenewa, Swiss.
Tujuan ILO adalah
1.      Mencapai perdamaian abadi dengan terciptanya keadilan sosial.
2.      Meningkatkan perbaikan nasib kaum buruh dan keluarganya.
3.      Meningkatkan stabilitas di bidang ekonomi dan sosial.
7.      WHO (World Health Organization)
WHO adalah organisasi internasional yang bergerak di bidang kesehatan. Tujuan WHO adalah untuk mencapai kesehatan maksimal bagi umat manusia sedunia.
8.      UNICEF (United Nations Internasional Children’s Emergency Fund)
UNICEF didirikan pada tahun 1946 dan berkedudukan di New York, Amerika Serikat. Organisasi ini melakukan kegiatan dalam bidang kemanusiaan  dan kesejahteraan anak.
Tujuan UNICEF adalah
1.      Melakukan kegiatan di bidang kesehatan, gizi, kesejahteraan anak, keluarga, dan pendidikan.
2.      Memberikan bantuan dalam bentuk bahan makanan dan onat-obatan.
9.      UNDP (United Nations Development Program)
UNDP adalah organisasi PBB yang melakukan kegiatan dalam program pembangunan di negara-negara berkembang. Tujuan UNDP adalah untuk menitikberatkan pada upaya mengurangi kemiskinan, memberantas buta huruf, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kerja sama teknologi, antara negara industri dan negara nonindustri.
Organisasi kerja sama ekonomi internasiona diluar PBB
1.      OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries)
OPEC adalah organisasi negara-negara pengekspor minyak bumi. Organisasi ini didirikan atas prakarsa Irak, Iran, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela pada bulan September 1960. Markas besar OPEC terletak di Wina, Austria.
Tujuan OPEC adalah
1.      Menghindari persaingan di antara negara-negara pengekspor minyak.
2.      Mengatur pemasaran minyak bumi dan menetapkan harga bersama.
3.      Mengusahakan pemenuhan kebutuhan dunia akan minyak bumi.
Negara-negara anggota OPEC adalah: Arab Saudi, Irak, Iran, Kuwait, Venezuela, Aljazair, Gabon, Indonesia, Libya, Nigeria, Persatuan Emirat Arab, dan Qatar.
Indonesia masuk menjadi anggota OPEC pada tahun 1962. Orang Indonesia pertama yang menjabat Sekretaris Jenderal adalah Prof. Dr. Subroto.
2.      IGGI (Inter Governmental Group on Indonesia )
IGGI adalah organisasi pemberi bantuan kredit untuk pembangunan kepada Indonesia yang anggotanya terdiri atas negara-negara dan lembaga-lembaga internasional. IGGI didirikan pada tahun 1967, secara rutin mengadakan pertemuan membahas perkembangan ekonomi Indonesia dan membicarakan jumlah bantuan yang akan diberikan kepada Indonesia.
Bantuan kredit yang diberikan IGGI memiliki syarat sangat lunak dengan masa pembayaran sangat lama dan bunga sangat ringan. Ketika ketua IGGI dijabat oleh Menteri Kerja Pembangunan kerajaan Belanda, Pemerintah Indonesia tanggal 25 Maret 1992 mengambil keputusan untuk menolak pemberian dana bantuan dari Belanda dan meminta agar Belanda tidak menjadi anggota IGGI. Keputusan yang diambil Indonesia ini disebabkan Belanda dianggap beberapa tahun belakangan ini telah mencampuri urusan dalam negeri Indonesia.
3.      IDB (Islamic Development Bank)
IDB atan Bank Pembangunan Islam adalah lembaga keuangan internasional dengan tujuan utama membantu dan menggalakkan pembangunan ekonomi dan sosial di negara-negara anggota dan masyarakat islam. Kegiatan Bank Pembangunan Islam antara lain memberikan pinjaman kepada anggota dengan syarat lunak.

4.      ADB (Asian Development Bank )
ADB didirikan dengan tujuan memberi pinjaman kepada negara-negara Asia yang membutuhkan bantuan ekonomi untuk membiayai pertumbuhan perekonomian dan pembangunan.
Fungsi dan tujuan ADB adalah
1.                  Menyokong investasi modal pemerintah maupun swasta di wilayah Asia untuk tujuan-tujuan pembangunan
2.                  Memanfaatkan sumber-sumber daya yang tersedia untuk membiayai pembangunan dengan memprioritaskan wilayah dan subwilayah Asia.
3.                  Memenuhi permintaan negara-negara anggota untuk membantu dan mengkoordinasi kebijaksanaan dan rencana pembangunan dengan tujuan memanfaatkan sumber-sumber daya yang dimiliki, menyehatkan perekonomian, dan meningkatkan ekspansi perdagangan luar negeri, terutama negara-negara di Asia.
4.                  Bekerja sama dengan lembaga internasional seperti PBB dan lembaga internasional lainnya untuk memberikan kesempatan investasi kepada lembaga-lembaga tersebut.
5.                  Memberikan bantuan teknis untuk menyiapkan, membiayai, dan melaksanakan berbagai program dan proyek-proyek pembangunan.
6.                  Melaksanakan berbagai kegiatan dan memberikan jasa-jasa lainnya sesuai dengan tujuan ADB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar